Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Taufik Effendi
mengatakan, jumlah pensiunan PNS saat ini sekitar 4 juta orang. Dia
mengatakan, tiap bulan pemerintah harus mengeluarkan sedikitnya Rp5
triliun untuk membayar dana pensiun PNS itu.
Apalagi jumlah PNS yang pensiun setiap tahunnya juga semakin bertambah.
â€Sampai tahun 2011, jumlah pensiunan PNS diperkirakan mencapai sekitar
5 juta orang. Itu berarti beban negara sampai Rp6 triliun sebulan.
Jelas ini berat sekali bagi negara,†tandas Taufik Effendi, dalam
acara Pisah Sambut Rektor Universitas Diponegoro Periode 2006–2010 di
Gedung Prof Sudarto SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, kemarin.
MenPAN menjelaskan, dengan perubahan sistem pemberian pensiun tersebut,
diharapkan para pensiunan itu happy karena memperoleh modal usaha.
â€Misalnya, orang yang dapat pensiun Rp700.000 sebulan, kenapa tidak
kita kasih saja (misalnya) Rp50 juta. Uang (pesangon) itu bisa dibuat
modal dagang atau usaha lainnya,†terang Taufik.
Rencana penghilangan sistem pensiun bulanan ini sudah dibicarakan dengan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam waktu dekat, dia juga
berencana menyampaikan masalah tersebut secara formal kepada DPR.
â€Usulan ini pasti akan mendapatkan pro-kontra, ya biarkan saja. Yang
penting bagaimana sekarang kita bisa duduk sama-sama membicarakan dengan
tuntas agar beban pensiun bisa kita atasi,†imbuhnya.
Terkait pemberian pensiunan bagi pejabat negara, Taufik mengatakan hal
itu kurang adil dan akan menambah beban negara. Jika pemberian pensiun
untuk pejabat negara dilakukan, seperti anggota DPR, negara akan
menanggung hidupnya selama 50–70 tahun. Apalagi, misalnya, masa kerja
anggota DPR mungkin hanya satu periode.
MenPAN mencontohkan, bila seorang anggota dewan mendapatkan pensiun Rp3
juta per bulan, negara harus menganggarkan dana sebesar Rp1,8 miliar
untuk pensiunnya selama 50 tahun. â€Begitu juga dengan DPR, nanti juga
diberikan sekaligus saja,†ungkapnya. Selain menghapus sistem
pembayaran pensiun bulanan, pemerintah juga akan mengurangi jumlah PNS
secara alami demi efektivitas kerja.
Jumlah PNS hingga kini telah mencapai sekitar 3,7 juta orang. Anggota
Komisi II DPR Jazuli Juwaeni mengaku tidak akan mempermasalahkan usulan
penggantian pensiun bulanan PNS dengan pesangon tersebut. Syaratnya,
rencana kebijakan tersebut mempunyai alasan dan target yang jelas.
â€Kita perlu memanggil MenPAN untuk menjelaskan duduk persoalannya,â€
ungkapnya Sebaliknya anggota Komisi II DPR lain Ferry Mursidan Baldan
menilai kebijakan itu terlalu terburu- buru dan perlu dikaji. Karena hal
tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak. â€Saya tidak bisa
bayangkan anggota PNS yang golongan rendah dapat pesangon,padahal mereka
menginginkan gaji yang lebih baik saat masuk menjadi PNS,†kata
Ferry. (ahmad antoni/sm said)
Sumber : Seputar Indonesia 28-11-06 (DCH)
Sumber : http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=3222546892832953109#editor/target=post;postID=1618652705082459478
Sabtu, 28 Desember 2013
Pensiun Bulanan PNS Akan Diganti Pesangon
20.14
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar